Saya tergelitik untuk membicarakan pernikahan dari sisi lain. Banyak orang bicara pernikahan vs pacaran dan sejenisnya. Kali ini yg membuat saya tergelitik adalah: benarkah pernikahan / perkawinan hanya untuk menghalalkan nafsu manusia yang butuh dipuaskan kebutuhan biologisnya? Aw aw aw..
Serendah itukah? Berapa kepala ya yang punya pemikiran kaya’ gitu…
Tidak salah sebenarnya. Islam pun membenarkan bahwa reproduksi manusia itu harus tetap berjalan. Mungkin itu juga alasan kenapa sejak dulu Islam tidak menerima tindakan homoseks.
Oke, back to the topic guys..
Hm, apa karena saya perempuan mungkin, dalam bayangan saya pernikahan itu rumit tetapi simpel, simpel karena tidak perlu tahu banyak soal perkara tempat tidur, soal istilah-istilah yang pasti dibidangi oleh dr.Boyke atau pun dr.Naek Tanjung (?) yang bikin saya bergidik giris dan enggan mmbayangkan macam-macam, atau sejenisnya lah pokoe.
Pernikahan adalah bagaimana berbagi dengan pasangan, mengurus rumah tangga dan mendidik anak-anak terbaik kelak, jauh dari urusan remeh-temeh macam kasur bantal guling! *sekali lagi tanpa bermaksud menafikan apa itu kebutuhan biologis yang telah menjadi fitrah manusia*
Hm, saya lebih suka terharu dan sedikit berurai air mata ketika membayangkan bagaimana mendidik anak-anak kelak, atau bagaimana menyiapkan makanan dan memberikan kejutan-kejutan kecil untuk suami dan anak-anak.
Saya pikir itu lebih berinvestasi jangka panjang dan memberikan kemaslahatan yang universal: anak cerdas, bangsa maju, bapak senang, investasi akhirat.
Iya kan?Memangnya ada kontraprestasi yang lebih baik dari itu?!
Daripada ‘sekedar’ puyeng membahas bagaimana ‘jurus-jurus’ terbaik untuk making love’ di keremangan di bawah selimut. Zzzz.. *hoeekkgg*
Oke, pemikiran dini ini boleh disalahkan karena toh saya memang belum mengetahui seluk beluk pernikahan.
Okelah, tapi tolong jangan racuni saya , saya cukup puas dengan pengetahuan yang sedikit ini, tak mau membicarakan lebih jauh.
Rasulullah pun memang dikenal sebagai pria romantis yang sangat menghargai dan mengetahui benar apa mau istri beliau. Tapi bukan berarti lantas keromantisan selalu diterjemahkan dengan kegiatan seputar ranjang saja kan?!
Tolong, jangan racuni saya, selain karena belum waktunya, ya saya pikkir pemenuhan kebutuhan biologis dengan sekedar bereproduksi yang sehat itu jauh lebih baik dan lebih dari cukup daripada banyak mempelajari pengetahuan yg gunanya hanya untuk kesenangan dua insan saja dan malah banyak beresiko penyakit!
Wallahu’alam
Nb: terinspirasi dari artikel-artikel di arsip Tribun Indonesia 2008
*Parno ga sih sebenarnya ngomongin beginian? Semoga pembaca cukup bijak untuk menilai :)
ditulis pertama kali pada februari 2010, hingga berani go public hari ini : 28 april 2010
Thursday, April 29, 2010
Sunday, January 10, 2010
Cewek Anti Maskulinitas? Haha…
Cewek Anti Maskulinitas? Haha…
(Maskulin itu Kolaborasi Pemikiran Jiwa dan Cara Bersikap)
Menurut saya, menatap langit-langit kamar dengan mimik serius itu salah satu bentuk maskulinitas lho.. hehe, kok bisa?!
Ya iya..
Seringkali saya setelah sholat langsung tergoda untuk berbaring (mak blek). Dalam keadaan masih terbalut mukena, saya rebahkan diri (mlumah) dengan sikap sempurna, lalu menyimpan kedua tangan saya di balik kepala sebagai tempat bertumpu (kaya’ posisi mau sit up itu lo..)
Bayangkan, haha, atau coba praktekkan, anda akan merasa seperti laki-laki (bagi perempuan), haha.. *setidaknya itu yang saya rasakan*. Dengan dada bidang dan pundak tegap, pandangan mata lurus menyorot ke atas (langit2 kamar) seolah membidik sasaran. Ya, itulah model-model lelaki menurut saya,__ mm, entah kenyataan dunia mereka seperti itu atau tidak, saya hanya mereka-reka, menyelam sebentar ke ‘dunia lain’ di sana__.
Kenapa? Karena pada saat itulah rasanya memiliki jiwa seorang pria, hehe. Sekali lagi, SERIUS, MATANG, TERARAH, dan JELAS apa yang dipikirkannya, gak sekedar ngelamun. (Ah, bingung saya ngejelasinnya, praktekkin sendiri deh). Wes to, poko’e ada sensasi tersendiri ok! Hahaha… ;D
Hm, mata memang tak mempu berakomodasi maksimum karena ‘kejedot’ atap, tapi itu masih lebih memberikan ‘ruang gerak’ daripada cuma mengamati isi kamar: lemari, kasur, rak, meja belajar, bla bla bla… Ada sejuta inspirasi dari atap kamar itu. Ya, kita dapat memikirkan apa saja di sana, mereka-reka………
Nah, coba bayangkan (dan atau praktekkan) kalau misalnya begini: berbaring miring, sambil molet-molet ga jelas, apalagi tengkurap, rasanya lebih kecewek-cewekan kan daripada kelaki-lakian?! :P
Ya memang sih sama-sama ada yang dipikirkan, tapi lebih cenderung pada pemikiran yang ‘santai’, ga brilliant, cengeng, hohoho.. Apalagi kalo pas tengkurap itu, coba deh perhatikan, biasanya perempuan itu kalo nangis (misal baru diputus pacarnya) tengkurap kan?! Pulang-pulang langsung masuk kamar, pintu dibanting, *jdhiiaerr!*, trus sesenggukan sampe bantal membentuk pulau-pulau besar, BASAH! *Hwohoho,,kebanyakan nonton sinetron, ;p*
Nah, itu dia, ya setiap orang memang punya style sendiri-sendiri sih, ga bisa digeneralisasi begitu saja, tapi ya begitulah, kadang sesuatu yang serius, brillian, emang (kadang) juga harus ditelurkan lewat cara bersikap yang eksentrik pula, hahahha…
Dan sayangnya, hal demikian itu (lagi-lagi menurut saya) terdapat dalam jiwa/model-model lelaki, bukan perempuan! Hwe, ya gpp kan kita (perempuan) pinjam sebentar, yang penting kan setelah memperoleh ‘sesuatu’ dari eksyen yang nyentrik tersebut, kita kembalikanlah… dan mari kembali pada wujud semula, :D
Nah, seperti pengalaman saya juga begitu, mulanya saya pake’ posisi maskulin kaya’ tadi, saya menemukan gagasan ketika itu, dua atau tiga bahkan. Hm, saya bertutur lancar, terarah menatap langit-langit kamar. Menatap, bukan memandang, benar-benar bertutur yang terarah, meskipun tidak saya lafalkan melainkan hati saya yang komat-kamit.. Wkwk..
Intinya, benar-benar BERGAIRAH!
Karena takut kehilangan gagasan yang saya temukan saat itu tadi, segera saya ambil pena dan menuliskannya, cepat-cepat, keburu menguap. Posisi saya masih baik, berbaring miring, dan tulisan saya masih lancar.. terus.. terus..
Lalu pegal juga, sulit menahan godaan untuk tidak tengkurap, dan apa hasilnya?! Beberapa menit kemudian, MALAS, muncul pikiran-pikiran MELANKOLIS, dan NGANTUK!
Weleh-weleh…
*Tuh kan, saat saya buka pintu kamar teman kos sebelah saya dengan tanpa permisi, wkwk, saya temukan diia dalam keadaan mureb sambil nulis-nulis sesuatu, haha...
Dasar perempuan! :P
# Pemikiran ini hanya gagasan sambil lalu, belum pernah dibuktikan dengan angket, kuosioner, polling, dan penelitian-penelitian sejenisnya secara lebih lanjut. Semua hanya sekedar spekulasi dan hipotesis penulis semata, hehe, jadi dapat berubah sewaktu-waktu. Dengan ini, harap pemakluman saudara-saudara. :-P #
Akhir kata: “wahai laki-laki bukan bangsa reptil, subhanallah.. sejumput persembahan kagumku untukmu..” :’)
Ditulis: pertengahan November 2009
Revisi: 29 Nov 2009
diterbitkan di FB pada 30 Nov 2009
(Maskulin itu Kolaborasi Pemikiran Jiwa dan Cara Bersikap)
Menurut saya, menatap langit-langit kamar dengan mimik serius itu salah satu bentuk maskulinitas lho.. hehe, kok bisa?!
Ya iya..
Seringkali saya setelah sholat langsung tergoda untuk berbaring (mak blek). Dalam keadaan masih terbalut mukena, saya rebahkan diri (mlumah) dengan sikap sempurna, lalu menyimpan kedua tangan saya di balik kepala sebagai tempat bertumpu (kaya’ posisi mau sit up itu lo..)
Bayangkan, haha, atau coba praktekkan, anda akan merasa seperti laki-laki (bagi perempuan), haha.. *setidaknya itu yang saya rasakan*. Dengan dada bidang dan pundak tegap, pandangan mata lurus menyorot ke atas (langit2 kamar) seolah membidik sasaran. Ya, itulah model-model lelaki menurut saya,__ mm, entah kenyataan dunia mereka seperti itu atau tidak, saya hanya mereka-reka, menyelam sebentar ke ‘dunia lain’ di sana__.
Kenapa? Karena pada saat itulah rasanya memiliki jiwa seorang pria, hehe. Sekali lagi, SERIUS, MATANG, TERARAH, dan JELAS apa yang dipikirkannya, gak sekedar ngelamun. (Ah, bingung saya ngejelasinnya, praktekkin sendiri deh). Wes to, poko’e ada sensasi tersendiri ok! Hahaha… ;D
Hm, mata memang tak mempu berakomodasi maksimum karena ‘kejedot’ atap, tapi itu masih lebih memberikan ‘ruang gerak’ daripada cuma mengamati isi kamar: lemari, kasur, rak, meja belajar, bla bla bla… Ada sejuta inspirasi dari atap kamar itu. Ya, kita dapat memikirkan apa saja di sana, mereka-reka………
Nah, coba bayangkan (dan atau praktekkan) kalau misalnya begini: berbaring miring, sambil molet-molet ga jelas, apalagi tengkurap, rasanya lebih kecewek-cewekan kan daripada kelaki-lakian?! :P
Ya memang sih sama-sama ada yang dipikirkan, tapi lebih cenderung pada pemikiran yang ‘santai’, ga brilliant, cengeng, hohoho.. Apalagi kalo pas tengkurap itu, coba deh perhatikan, biasanya perempuan itu kalo nangis (misal baru diputus pacarnya) tengkurap kan?! Pulang-pulang langsung masuk kamar, pintu dibanting, *jdhiiaerr!*, trus sesenggukan sampe bantal membentuk pulau-pulau besar, BASAH! *Hwohoho,,kebanyakan nonton sinetron, ;p*
Nah, itu dia, ya setiap orang memang punya style sendiri-sendiri sih, ga bisa digeneralisasi begitu saja, tapi ya begitulah, kadang sesuatu yang serius, brillian, emang (kadang) juga harus ditelurkan lewat cara bersikap yang eksentrik pula, hahahha…
Dan sayangnya, hal demikian itu (lagi-lagi menurut saya) terdapat dalam jiwa/model-model lelaki, bukan perempuan! Hwe, ya gpp kan kita (perempuan) pinjam sebentar, yang penting kan setelah memperoleh ‘sesuatu’ dari eksyen yang nyentrik tersebut, kita kembalikanlah… dan mari kembali pada wujud semula, :D
Nah, seperti pengalaman saya juga begitu, mulanya saya pake’ posisi maskulin kaya’ tadi, saya menemukan gagasan ketika itu, dua atau tiga bahkan. Hm, saya bertutur lancar, terarah menatap langit-langit kamar. Menatap, bukan memandang, benar-benar bertutur yang terarah, meskipun tidak saya lafalkan melainkan hati saya yang komat-kamit.. Wkwk..
Intinya, benar-benar BERGAIRAH!
Karena takut kehilangan gagasan yang saya temukan saat itu tadi, segera saya ambil pena dan menuliskannya, cepat-cepat, keburu menguap. Posisi saya masih baik, berbaring miring, dan tulisan saya masih lancar.. terus.. terus..
Lalu pegal juga, sulit menahan godaan untuk tidak tengkurap, dan apa hasilnya?! Beberapa menit kemudian, MALAS, muncul pikiran-pikiran MELANKOLIS, dan NGANTUK!
Weleh-weleh…
*Tuh kan, saat saya buka pintu kamar teman kos sebelah saya dengan tanpa permisi, wkwk, saya temukan diia dalam keadaan mureb sambil nulis-nulis sesuatu, haha...
Dasar perempuan! :P
# Pemikiran ini hanya gagasan sambil lalu, belum pernah dibuktikan dengan angket, kuosioner, polling, dan penelitian-penelitian sejenisnya secara lebih lanjut. Semua hanya sekedar spekulasi dan hipotesis penulis semata, hehe, jadi dapat berubah sewaktu-waktu. Dengan ini, harap pemakluman saudara-saudara. :-P #
Akhir kata: “wahai laki-laki bukan bangsa reptil, subhanallah.. sejumput persembahan kagumku untukmu..” :’)
Ditulis: pertengahan November 2009
Revisi: 29 Nov 2009
diterbitkan di FB pada 30 Nov 2009
Label:
Cewek,
Gado-Gado Warna-Warni
Sunday, June 14, 2009
Detik-detik KeluLusan , Huwooo..
Huwoo..
detik2 pengumuman kelulusan UAN..
kehebohannya sudah menggema di setiap sekolah2 yg para siswanya begitu penasaran menyambut pengumuman resmi besok Senin, 15/7..
Weh, burung2 camar mulai menyebar..
isu merebak..
semakin dheg-dhegan.
Awalnya pagi tadi dikabarkan kalau beberapa siswa sekolah saya (SMAN 1 Blitar) masuk peringkat 10 besar nilai UAN tertinggi se-Jatim (klik di sini), dua anak dari jurusan IPA, dua anak pula dari IPS.
Wow! kabar yg tentunya lumayan fantastis tersebut sempat membuat berdecak dan mengucap syukur. Tapi bukan berarti angin segar itu terus dapat kami nikmati, pasalnya sekolah saya belum memberikan kepastian soal kelulusan UAN ini, sedang di antara kami gosip yg beredar menyatakan kalau dua anak tak lulus!
Huwwah.. semua cemas! dheg-dheg'an! penuh tanda tanya dan semakin tak sabar menunggu esok, heboh!
Lalu saya mencoba membuang aura-aura negatif dengan menghadirkan pikiran positif, ya, saya pikir semoga saja itu hanya isu-isu yang memang sengaja dihembuskan supaya lebih surprise kalau ternyata sebenarnya lulus semua! (heheu, menghibur diri sendiri), seperti yang tadi langsung saya tulis di Facebook :
Tapi lagi-lagi pikiran macam-tetap saja terlintas, apalagi teman-teman banyak yang nanyain lewat sms yang membludak di inbox saya dan menyatakan kekhawatiran masing-masing.
Saya kembali mencoba bermain 'tebak-tebakan', berspekulasi. Sebab menurut saya yang menjadi kekhawatiran itu guru-guru belum ada yg berani angkat bicara saat ditanyai oleh teman-teman. Hal ini tentu sangat bertolak belakang dengan fenomena yg ada di sekolah tetangga, SMAN 3 Blitar, pihak sekolah sudah berani mengumumkan kalau seluruh siswanya Lulus 100%!
Weh2, ada apa ini?!
Tidak hanya sampai di situ, salah seorang teman saya juga bikin harap-harap cemas.
Dalam status FB nya dia menulis seperti ini:
Weh, kok jadi mengharu-biru?!
seolah akan ada berita duka, huhuhu...
Dan kalau memang isu yang beredar di sekolah saya cuma sekedar kabar burung yg sama sekali tak mengandung kebenaran, tapi mengapa kok hanya disebutkan kalau yg tidak lulus
dua siswi IPA?! kenapa hanya jurusan IPA?!
maksud saya, biasanya kalau untuk acara 'mengelabui' siswa, gosipnya tuh seharusnya disebutkan dari kedua jurusan, IPA dan IPS, bahkan biasanya Laki dan perempuan.
Tak seperti ini.
Hmm, apa ini trik 'mengelabui' siswa model terbaru?!
Semoga saja. Sebab apalah artinya niLai tertinggi se-jatim kalau
tak Lulus bebarengan..
Kami mohon yang terbaik bagi kami , Ya Allah...
Ya, euforia paling manis, Amiin.. ^_^
detik2 pengumuman kelulusan UAN..
kehebohannya sudah menggema di setiap sekolah2 yg para siswanya begitu penasaran menyambut pengumuman resmi besok Senin, 15/7..
Weh, burung2 camar mulai menyebar..
isu merebak..
semakin dheg-dhegan.
Awalnya pagi tadi dikabarkan kalau beberapa siswa sekolah saya (SMAN 1 Blitar) masuk peringkat 10 besar nilai UAN tertinggi se-Jatim (klik di sini), dua anak dari jurusan IPA, dua anak pula dari IPS.
Wow! kabar yg tentunya lumayan fantastis tersebut sempat membuat berdecak dan mengucap syukur. Tapi bukan berarti angin segar itu terus dapat kami nikmati, pasalnya sekolah saya belum memberikan kepastian soal kelulusan UAN ini, sedang di antara kami gosip yg beredar menyatakan kalau dua anak tak lulus!
Huwwah.. semua cemas! dheg-dheg'an! penuh tanda tanya dan semakin tak sabar menunggu esok, heboh!
Lalu saya mencoba membuang aura-aura negatif dengan menghadirkan pikiran positif, ya, saya pikir semoga saja itu hanya isu-isu yang memang sengaja dihembuskan supaya lebih surprise kalau ternyata sebenarnya lulus semua! (heheu, menghibur diri sendiri), seperti yang tadi langsung saya tulis di Facebook :
Tapi lagi-lagi pikiran macam-tetap saja terlintas, apalagi teman-teman banyak yang nanyain lewat sms yang membludak di inbox saya dan menyatakan kekhawatiran masing-masing.Saya kembali mencoba bermain 'tebak-tebakan', berspekulasi. Sebab menurut saya yang menjadi kekhawatiran itu guru-guru belum ada yg berani angkat bicara saat ditanyai oleh teman-teman. Hal ini tentu sangat bertolak belakang dengan fenomena yg ada di sekolah tetangga, SMAN 3 Blitar, pihak sekolah sudah berani mengumumkan kalau seluruh siswanya Lulus 100%!
Weh2, ada apa ini?!
Tidak hanya sampai di situ, salah seorang teman saya juga bikin harap-harap cemas.
Dalam status FB nya dia menulis seperti ini:
Weh, kok jadi mengharu-biru?!seolah akan ada berita duka, huhuhu...
Dan kalau memang isu yang beredar di sekolah saya cuma sekedar kabar burung yg sama sekali tak mengandung kebenaran, tapi mengapa kok hanya disebutkan kalau yg tidak lulus
dua siswi IPA?! kenapa hanya jurusan IPA?!
maksud saya, biasanya kalau untuk acara 'mengelabui' siswa, gosipnya tuh seharusnya disebutkan dari kedua jurusan, IPA dan IPS, bahkan biasanya Laki dan perempuan.
Tak seperti ini.
Hmm, apa ini trik 'mengelabui' siswa model terbaru?!
Semoga saja. Sebab apalah artinya niLai tertinggi se-jatim kalau
tak Lulus bebarengan..
Kami mohon yang terbaik bagi kami , Ya Allah...
Ya, euforia paling manis, Amiin.. ^_^
Sunday, April 26, 2009
Batu sandungan yg berpendar..
Aku masih sering terpaku
Kala ku meniti jalan..
Baru saja ku hanya melirik pendaran kenang masa siLam, menjadi batU sandungan yg telah membuatku terantUk berkaLi2..
Padahal aku hanya meLirik,sepintas,tanpa menjiwai bahkan tak berniat kuteng0kkan kepalaku menghadapnya, sebaB ku pikir aku takut leherku tak bisa kuputar kembaLi, terPAku di sana..
Siluet beLakang yg masih berpendar, keterPakuan yg menghujam hampir ke uLu hati, meneLusupkanku dalam keping2 kerapuhan yg neLangsa..
Perasaan Laknat macam apa ini?!
Bersama Luruhnya air mata yg tak mampu tertahan..
Seperti segaLa persendian dipaLu g0dam sampai ngiLu..
Seakan menjaLar sakitnya larut..
Atau membiru darahku sesaat, tepat ketika kegeramanku memuncak tak terhambat..
Batu sandungan yg berpendar..
Sekuat tenaga masih ku c0ba mengatupkan bibirku,menguLaskan segaris senyum, sembari meneLan ludah pahit demi tak menetesnya Luh dari mataku yg berkaca2,.
PadahaL aku slalu terduduk,hampir terSungkur setiap kali terantUk..
Harus bgaimana kuLuapkan em0siku,selain dgn menc0ba banGkit mencari asa yg timbul tenGgelam,meski merangkak hatiku tertatiH,atau malah meradang dan menerjang,,
Tak kusangka, sunGguh tak dinyana, dibalik senyumku yg senantiasa mengembang, bhkan tawaku yg terus Lepas,
diantara kekuatanku beradu ot0t dan keangkuhanku mend0ngak ke atas,
aku masihlah perempuan yg hidup dgn pendar masa silam,terantuk oleh permainan batu sandungan..
betinatanGguh macam apa aku ini?! Om0ng k0s0ng!
Harapanku hampir luruh,
Pun meski aku dan kau berpadu..
Kala ku meniti jalan..
Baru saja ku hanya melirik pendaran kenang masa siLam, menjadi batU sandungan yg telah membuatku terantUk berkaLi2..
Padahal aku hanya meLirik,sepintas,tanpa menjiwai bahkan tak berniat kuteng0kkan kepalaku menghadapnya, sebaB ku pikir aku takut leherku tak bisa kuputar kembaLi, terPAku di sana..
Siluet beLakang yg masih berpendar, keterPakuan yg menghujam hampir ke uLu hati, meneLusupkanku dalam keping2 kerapuhan yg neLangsa..
Perasaan Laknat macam apa ini?!
Bersama Luruhnya air mata yg tak mampu tertahan..
Seperti segaLa persendian dipaLu g0dam sampai ngiLu..
Seakan menjaLar sakitnya larut..
Atau membiru darahku sesaat, tepat ketika kegeramanku memuncak tak terhambat..
Batu sandungan yg berpendar..
Sekuat tenaga masih ku c0ba mengatupkan bibirku,menguLaskan segaris senyum, sembari meneLan ludah pahit demi tak menetesnya Luh dari mataku yg berkaca2,.
PadahaL aku slalu terduduk,hampir terSungkur setiap kali terantUk..
Harus bgaimana kuLuapkan em0siku,selain dgn menc0ba banGkit mencari asa yg timbul tenGgelam,meski merangkak hatiku tertatiH,atau malah meradang dan menerjang,,
Tak kusangka, sunGguh tak dinyana, dibalik senyumku yg senantiasa mengembang, bhkan tawaku yg terus Lepas,
diantara kekuatanku beradu ot0t dan keangkuhanku mend0ngak ke atas,
aku masihlah perempuan yg hidup dgn pendar masa silam,terantuk oleh permainan batu sandungan..
betinatanGguh macam apa aku ini?! Om0ng k0s0ng!
Harapanku hampir luruh,
Pun meski aku dan kau berpadu..
Sunday, April 19, 2009
Doa berSama dua hari menjeLang UAN..
Dua hari menjelang UAN.. 
LBB Ganesha Operation (tempatku les selama kelas 3) mengadakan doa bersama yang sbelumnya juga udah tryout..
Hm, *aq kq bingng to mulai ceritane ko ndi??*
Oke, mulai dari sini aja, acara doa bersama diLaksanakan di GO aku berangkat bareng Tia dari GO sebelah timur (GO terpisah jadi 2, yang satu di jalan A.Yani, yang satunya lagi di Jln. Diponegoro)
Nah, dari GO Dipo singgah duLu ke masjid Ar-Rahman buat sholat ashar.. seteLah itu berhubung jaraknya dekat, kami jalan kaki..
Waduh, udah jam empat kurang seperempat kira2, padahaL jadwaLnya jam 3 sore..
Tapi ya biasalah, sampe sana juga belum teLat2 amat, semua udah rame kumpuL tapi masih mau dimuLai..
Hm.. aku 'n Tia masuk ke salah satu kelas..
Hwe..banyak temenku sesama anak IPS, tapi kasihan Tia juga sebenarnya'cz dia anak IPA, sendiri puLa, hahhaha.. Hm, oke, setelah sempat ngobroL sebentar, acara dimuLai, diawaLi dengan pembacaan ayat suci Alquran *hedeh, kenapa gaya bahasaku jadi kaya' MC saja..* oleh tentornya kalau gak salah, soaLnya kami cuma denger suara tanpa rupa! hahha..
coz kami di dalam ruangan, sedangkan yang lain beserta tentor2 tuh malah di luar,,
Setelah selesai baca Alquran (qiroah), dilanjutkan dengan sedikit sambutan dari Kepala GO, ya isinya bla-bla-bla dst, soale gak sambiL liat orangnya sih (baca:suara tanpa rupa, maksudnya ada suara tapi gak tau orangnya dimana), trus disambung pembawa acara lagi juga ngmong 2-3 patah kata..
Nah, ini dia yang kita tunggu2, ceramah dari motivator, sebelumnya diperkenalkan dulu orangnya, bla-bla-bla, kalo ini aku agak ingat, namanya kalo ga salah Pak Zubaidi, tentor bahasa inggris di GO Tulungagung, Malang.. Aku juga pernah diajar satu kaLi sama pak itu.. hohoho... lucu tapi. Oke deh, gak penting soal identitasnya, heheu, coz purpose of this text (heLeh) bukan itu, melainkan setelah ini..
Ehm2.. awaLnya sih biasa aja, aku n temen2 gak terlalu menyimak dengan baik coz dari dalam ruangan gak begitu jelas sih, pokoke emang gak enek kalo suara tanpa rupa, heheu.. Orangnya juga cerita ngaLor-ngiduL, ga tau juntrungannya mau kemana.. pokoe muter2, pengennya memotivasi, ya soal keLulusan dst (aku lupa), tapi dasar aku yang gebLek aja kali ya, jadi ga begitu ngerti tu orang maunya apa sih.. hehe..
Hm, trus setelah kurang lebih satu jam tentor itu cerita macam2, dari A-Z, tapi juga banyak boLong di tengahnya (emang donat??) , acara dilanjutkan ke sesi doa.. Pak tentor yang motivator itu juga yang memimpin doa..
Asiknya doanya ga banyak bahasa arabnya, tau juga kan kalau anak GO terdiri atas berbagai ras, suku bangsa dan agama, hehe,, Dan bukankah yang penting tuh doa dipahami maknanya.. Eh, emang bukan murni doa deng, lebih tepatnya renungan!!
Hm,,pak tentor mulai ngomong dari A, lanjut ke B, dan seterusnya, kali ini gak ada boLongnya menurutku... huhuhu... kaLo gak saLah diawaLi mulai dari ngomongin soaL dosa..
"Ya Allah..kami sadar, kami mengakui begitu banyak dosa2 kami hingga tak terhitung lagi, mungkin kami tak pantas memohon padamu Ya Allah.. Tapi kepada siapa lagi kami memohon selain kepadaMu Ya Allah, kepada siapa lagi kami mengemis memohon belas kasihmu selain kepadaMu, hanya Engkau Ya Allah, EngkauLah penolong kami, hanya kepadaMulah kami memohon.. LahauLaa waLaa quwwata iLLa biLLah...(dst).."
Lalu lanjut membayangkan soaL keLulusan, nanti tgl 14 Juni, pas liat pengumuman, dengan rasa was-was dan penuh harap, dan seterusnya..
".. pada saat itu kita akhirnya menemukan nama kita di papan pengumuman, dan disitu tertulis.. bahwa nama kita Lulus.. bayangkan,, betapa bahagianya kaLa itu.. kita menangis haru dan berpelukan dengan teman2..
Dan saking meluapnya kebahagiaan kita, kita bersujud mengucap syukur.. ... (dst)... Lalu tanpa kita sadari, di balik gerbang sekolah, ada dua orang yang juga cemas penuh harap sedang menanti bagaimana hasiL kelulusan kita... mereka berdua sabar menunggu..
Dan siapakah dua orang itu??
Merekalah kedua orang tua kita., yang sejak pa gi setia menunggu.. sejak Lama senantiasa berdoa untuk kelancaran sekolah kita.. demi kelulusan kita.. berjuang terus-menerus demi pendidikan kita.. bla-bla-bla (dst).."
" Huhuhu.. tangis berderai...
hingga aku lupa kelanjutan renungannya bagaimana... pokoe jan menyentuh banget.. bukan hanya mengingatkan akan pengorbanan orangtua dan keharusan kita untuk membahagiakan mereka dengan mempersembahkan 'hadiah' kelulusan, tapi juga mengingatkan kita akan haL2 lainnya yang berkaitan dengan UAN, masa depan, hingga segala lini kehidupan, sampai kita benar2 tergugah dan merasa kerdiL sebagai hamba Tuhan...
Ya Allah... akhirnya aku bisa nangis!! jan benar2 tak terduga, biasane ikut renungan kya apa aja aku ga tersentuh.. sama sekali ga nangis, aku pikir hatiku udah membatu.. Tapi Alhamdulillaah... banyak yang mengingatkan aku akan smw ini soalnya...
Ancaman dan remehan semua orang terhadapku, harga diri yang sebentar2 diLecehkan dengan kalimat2 yang menusuk benar2 menggugahku untuk membuktikan bahwa aku bakal bisa membahagiakan kedua orangtuaku..
Aku tak serendah yang mereka pikir..
Aku bukan manusia tak berguna yang tak punya kelebihan sedikit pun hingga dipandang sebelah mata layaknya sampah atau orang penyakitan!
Akan kubuktikan pada diriku sendiri bahwa aku mampu!! Akan kubuat orangtuaku bangga terhadapku sebagaimana duLu...

Idealisme ku pada masa siLam juga mulai membuncah kembali, muncuL semangatku untuk benar2 berjuang keras demi manghadapi UAN ini, juga SNMPTN..
Aku pikir aku harus mencoba 'bersih' dalam proses UAN, tidak ada contekan, bocoran, SMSan dengan teman, dll.. Aku akan berusaha hanya mengandaLkan Allah, menggantungkan segala harapan kepadaNya, aku ingin khusnuL khotimah..
menutup masa SMA ku dengan tidak hanya indah, tapi melalui jalan yang 'bersih'..
Meski juga ada setitik ragu, karena ini adaLah UAN! Penentu kelulusan satu2nya!
Dan aku sadar diri selama ini bagaimana pas-pasannya aku mengasah otak.. Ya, bukan otakku yang lambreta, _aku tak mungkin memprotes ciptaan Allah_, hanya caraku mengolah diri saja yang agaknya masih salah kaprah..
Hm, selama renungan itu air mataku terus mengalir membanjiri pipiku dan lekas merah... hufff.... :( yeah, tapi aku bangga akhirnya bisa nangis! hahha..
Temenku yang juga kaget melihatku, segera mengambil poto diriku:
-001.jpg)
Ehehe...
btw, kode smile-nya aku dapet dari sini
LBB Ganesha Operation (tempatku les selama kelas 3) mengadakan doa bersama yang sbelumnya juga udah tryout..
Hm, *aq kq bingng to mulai ceritane ko ndi??*
Oke, mulai dari sini aja, acara doa bersama diLaksanakan di GO aku berangkat bareng Tia dari GO sebelah timur (GO terpisah jadi 2, yang satu di jalan A.Yani, yang satunya lagi di Jln. Diponegoro)
Nah, dari GO Dipo singgah duLu ke masjid Ar-Rahman buat sholat ashar.. seteLah itu berhubung jaraknya dekat, kami jalan kaki..
Waduh, udah jam empat kurang seperempat kira2, padahaL jadwaLnya jam 3 sore..
Tapi ya biasalah, sampe sana juga belum teLat2 amat, semua udah rame kumpuL tapi masih mau dimuLai..
Hm.. aku 'n Tia masuk ke salah satu kelas..
Hwe..banyak temenku sesama anak IPS, tapi kasihan Tia juga sebenarnya'cz dia anak IPA, sendiri puLa, hahhaha.. Hm, oke, setelah sempat ngobroL sebentar, acara dimuLai, diawaLi dengan pembacaan ayat suci Alquran *hedeh, kenapa gaya bahasaku jadi kaya' MC saja..* oleh tentornya kalau gak salah, soaLnya kami cuma denger suara tanpa rupa! hahha..
coz kami di dalam ruangan, sedangkan yang lain beserta tentor2 tuh malah di luar,,
Setelah selesai baca Alquran (qiroah), dilanjutkan dengan sedikit sambutan dari Kepala GO, ya isinya bla-bla-bla dst, soale gak sambiL liat orangnya sih (baca:suara tanpa rupa, maksudnya ada suara tapi gak tau orangnya dimana), trus disambung pembawa acara lagi juga ngmong 2-3 patah kata..
Nah, ini dia yang kita tunggu2, ceramah dari motivator, sebelumnya diperkenalkan dulu orangnya, bla-bla-bla, kalo ini aku agak ingat, namanya kalo ga salah Pak Zubaidi, tentor bahasa inggris di GO Tulungagung, Malang.. Aku juga pernah diajar satu kaLi sama pak itu.. hohoho... lucu tapi. Oke deh, gak penting soal identitasnya, heheu, coz purpose of this text (heLeh) bukan itu, melainkan setelah ini..
Ehm2.. awaLnya sih biasa aja, aku n temen2 gak terlalu menyimak dengan baik coz dari dalam ruangan gak begitu jelas sih, pokoke emang gak enek kalo suara tanpa rupa, heheu.. Orangnya juga cerita ngaLor-ngiduL, ga tau juntrungannya mau kemana.. pokoe muter2, pengennya memotivasi, ya soal keLulusan dst (aku lupa), tapi dasar aku yang gebLek aja kali ya, jadi ga begitu ngerti tu orang maunya apa sih.. hehe..
Hm, trus setelah kurang lebih satu jam tentor itu cerita macam2, dari A-Z, tapi juga banyak boLong di tengahnya (emang donat??) , acara dilanjutkan ke sesi doa.. Pak tentor yang motivator itu juga yang memimpin doa..
Asiknya doanya ga banyak bahasa arabnya, tau juga kan kalau anak GO terdiri atas berbagai ras, suku bangsa dan agama, hehe,, Dan bukankah yang penting tuh doa dipahami maknanya.. Eh, emang bukan murni doa deng, lebih tepatnya renungan!!
Hm,,pak tentor mulai ngomong dari A, lanjut ke B, dan seterusnya, kali ini gak ada boLongnya menurutku... huhuhu... kaLo gak saLah diawaLi mulai dari ngomongin soaL dosa..
"Ya Allah..kami sadar, kami mengakui begitu banyak dosa2 kami hingga tak terhitung lagi, mungkin kami tak pantas memohon padamu Ya Allah.. Tapi kepada siapa lagi kami memohon selain kepadaMu Ya Allah, kepada siapa lagi kami mengemis memohon belas kasihmu selain kepadaMu, hanya Engkau Ya Allah, EngkauLah penolong kami, hanya kepadaMulah kami memohon.. LahauLaa waLaa quwwata iLLa biLLah...(dst).."
Lalu lanjut membayangkan soaL keLulusan, nanti tgl 14 Juni, pas liat pengumuman, dengan rasa was-was dan penuh harap, dan seterusnya..
".. pada saat itu kita akhirnya menemukan nama kita di papan pengumuman, dan disitu tertulis.. bahwa nama kita Lulus.. bayangkan,, betapa bahagianya kaLa itu.. kita menangis haru dan berpelukan dengan teman2..
Dan saking meluapnya kebahagiaan kita, kita bersujud mengucap syukur.. ... (dst)... Lalu tanpa kita sadari, di balik gerbang sekolah, ada dua orang yang juga cemas penuh harap sedang menanti bagaimana hasiL kelulusan kita... mereka berdua sabar menunggu..
Dan siapakah dua orang itu??
Merekalah kedua orang tua kita., yang sejak pa gi setia menunggu.. sejak Lama senantiasa berdoa untuk kelancaran sekolah kita.. demi kelulusan kita.. berjuang terus-menerus demi pendidikan kita.. bla-bla-bla (dst).."
" Huhuhu.. tangis berderai...
Ya Allah... akhirnya aku bisa nangis!! jan benar2 tak terduga, biasane ikut renungan kya apa aja aku ga tersentuh.. sama sekali ga nangis, aku pikir hatiku udah membatu.. Tapi Alhamdulillaah... banyak yang mengingatkan aku akan smw ini soalnya...
Ancaman dan remehan semua orang terhadapku, harga diri yang sebentar2 diLecehkan dengan kalimat2 yang menusuk benar2 menggugahku untuk membuktikan bahwa aku bakal bisa membahagiakan kedua orangtuaku..
Aku tak serendah yang mereka pikir..
Aku bukan manusia tak berguna yang tak punya kelebihan sedikit pun hingga dipandang sebelah mata layaknya sampah atau orang penyakitan!
Akan kubuktikan pada diriku sendiri bahwa aku mampu!! Akan kubuat orangtuaku bangga terhadapku sebagaimana duLu...
Idealisme ku pada masa siLam juga mulai membuncah kembali, muncuL semangatku untuk benar2 berjuang keras demi manghadapi UAN ini, juga SNMPTN..
Aku pikir aku harus mencoba 'bersih' dalam proses UAN, tidak ada contekan, bocoran, SMSan dengan teman, dll.. Aku akan berusaha hanya mengandaLkan Allah, menggantungkan segala harapan kepadaNya, aku ingin khusnuL khotimah..
menutup masa SMA ku dengan tidak hanya indah, tapi melalui jalan yang 'bersih'..
Meski juga ada setitik ragu, karena ini adaLah UAN! Penentu kelulusan satu2nya!
Dan aku sadar diri selama ini bagaimana pas-pasannya aku mengasah otak.. Ya, bukan otakku yang lambreta, _aku tak mungkin memprotes ciptaan Allah_, hanya caraku mengolah diri saja yang agaknya masih salah kaprah..
Hm, selama renungan itu air mataku terus mengalir membanjiri pipiku dan lekas merah... hufff.... :( yeah, tapi aku bangga akhirnya bisa nangis! hahha..
Temenku yang juga kaget melihatku, segera mengambil poto diriku:
-001.jpg)
Ehehe...
btw, kode smile-nya aku dapet dari sini
Tuesday, April 14, 2009
Perempuan Paling Cantik
Merah darahku bulat tekadku
Setelah aku tatap wajahmu
Berkobar seluruh jiwa dan ragaku
Untuk perjuangkan cinta yang ku yakini
Putih tulangku semangat cintaku
Setelah aku raba tanganmu
Rasakan kulitmu yang selembut salju
Serentak bergelora darah mudaku
Reff:
Kamu adalah perempuan paling cantik
Di negeriku indonesia kamulah yang nomor satu
Aku tak akan bisa sukai lagi perempuan yang lainnya
Revolusi cinta matiku
Telah bergema ke seluruh negeri
Ini adalah tonggak sejarah hidupku
Karena ku yakin kamu adalah takdirku
Dengan tegasnya ku nyatakan
Kamulah akhir perjuanganku
Kuburkan cinta cinta yang sudah sudah
Kemerdekaan aku kamu yang ku tunggu
Back to Reff:
Koleksi Dewa, Dewa19 yang lain.
Mp3 Download & Lirik Lagu Dewa - Perempuan Paling Cantik di Negeriku Indonesia
Gambar Artis Indonesia
Sunday, April 12, 2009
Penjajahan Asosiatif (versi: Sosiologi)
Hei, pikiran laknat macam apa di otakmu itu?!
kenapa kubunuh waktu dengan terduduk
bersama penat jiwaku
menekuri hari-hari yang tak kunjung bergerak
Apa kau tak bosan?!
seperti jiwaku
hidup enggan mati tak mau
stagnan
Mengapa kau tak berlari?!
mana mungkin kuraih asa
melihatnya yang terombang-ambing di udara bebas
saja cukup menarik
Cepat berlari kataku, tinggaLkan suram itu,
beraLihlah pada petromaxmu!
ciptakan api unggunmu!!
bagai tak mendengar apapun
telingaku menuLi
segalanya tak kusadari
sibuk dengan imajinasiku
yang masih menari-nari
Hei, mengapa kau malah mandi air mata macam tikus got?!
kuceburkan saja tubuh ini
menyelam dan bersenang-senang
mengamati terumbu karang yang rusak sana-sini
sulit kukecap mana air laut atau Luh perempuan
sama-sama asin
Mengapa hobi sekali kau tertawa dalam air matamu?!
demi waktu
betapa meruginya hidupku
senang tak senang
sakit tak sakit
lepas hilang rasaku
kosong
Hei, mengapa kau abaikan tanyaku?!
menyenangkan sekali warna biomaku
seperti kadaL aku bebas menipu
mendendam caramu
berfantasi dalam setengah sadarku
Hei, bodoh, masih waraskah otakmu?!
Linglung.
Penutup:
Pertempuran jajah-menjajah terus berlangsung
Siapa penjajah dan terjajah
tak tahu menahu
Ini hasiL asosiatif
tak dapat dialih-tafsirkan dalam wujud kausalitas
Hanya satu terucap pesan
Menangkan jiwa olah tubuhmu
Laporan:
Hwe, yes, meskipun waktuku banyak terbunuh dengan menuliskan untaian jiwa,
tapi aku selalu me'maksa'kan diri untuk mengaitkan dengan bahan UAN,
hahahaha..
baru saja kucari potokopian LKS Sosiologiku:
Penelitian menurut taraf pemberian informasi
Yeahaha.. dunia estetika dan asa civitas akademika memang harus berjalan seirama..
aku tak akan kehilangan keduanya.. :)
kenapa kubunuh waktu dengan terduduk
bersama penat jiwaku
menekuri hari-hari yang tak kunjung bergerak
Apa kau tak bosan?!
seperti jiwaku
hidup enggan mati tak mau
stagnan
Mengapa kau tak berlari?!
mana mungkin kuraih asa
melihatnya yang terombang-ambing di udara bebas
saja cukup menarik
Cepat berlari kataku, tinggaLkan suram itu,
beraLihlah pada petromaxmu!
ciptakan api unggunmu!!
bagai tak mendengar apapun
telingaku menuLi
segalanya tak kusadari
sibuk dengan imajinasiku
yang masih menari-nari
Hei, mengapa kau malah mandi air mata macam tikus got?!
kuceburkan saja tubuh ini
menyelam dan bersenang-senang
mengamati terumbu karang yang rusak sana-sini
sulit kukecap mana air laut atau Luh perempuan
sama-sama asin
Mengapa hobi sekali kau tertawa dalam air matamu?!
demi waktu
betapa meruginya hidupku
senang tak senang
sakit tak sakit
lepas hilang rasaku
kosong
Hei, mengapa kau abaikan tanyaku?!
menyenangkan sekali warna biomaku
seperti kadaL aku bebas menipu
mendendam caramu
berfantasi dalam setengah sadarku
Hei, bodoh, masih waraskah otakmu?!
Linglung.
Penutup:
Pertempuran jajah-menjajah terus berlangsung
Siapa penjajah dan terjajah
tak tahu menahu
Ini hasiL asosiatif
tak dapat dialih-tafsirkan dalam wujud kausalitas
Hanya satu terucap pesan
Menangkan jiwa olah tubuhmu
Laporan:
Hwe, yes, meskipun waktuku banyak terbunuh dengan menuliskan untaian jiwa,
tapi aku selalu me'maksa'kan diri untuk mengaitkan dengan bahan UAN,
hahahaha..
baru saja kucari potokopian LKS Sosiologiku:
Penelitian menurut taraf pemberian informasi
- Penelitian deskriptif:
- Penelitian asosiatif: Penelitian yang menjelaskan hub. antara dua variabel atau lebih,
akan tetapi tidak dapat memberikan bukti variabel mana yang menjadi
penyebab dan akibat. - Penelitian kausalitas : Penelitian yang dapat memberikan penjelasan secara konkrit(eksplisit)
tentang variabel yang merupakan penyebab dan variabel yang merupakan
akibat.
Yeahaha.. dunia estetika dan asa civitas akademika memang harus berjalan seirama..
aku tak akan kehilangan keduanya.. :)
AseLi curhat-curhatan, Sumpah berantakan
"Aku hanya sedang menguji hati ini..
tentang kekuatan.. atas kesabaran dan kesetiaan..
Haha.. Saya sudah kadung kecewa terhadap diri saya sendiri..
terlalu lama berlama-lama dan berasik masyuk dengan monitor 14" ADI MicroScan (gek merk opoan iki) ini membuat saya lupa daratan..
terjun bebas menyelam ke dasar lautan..
padahaL saya sudah benar2 merasakan keasinan yang menggeilitik tenggorokan..
Huff..
saya tak habis pikir.. ngapain saja sejak pagi gak mandi2
tapi malah cuma berkubang kaya' kudaniL disini..
Saya menghibur diri kataku..
HaLah! tak pernah ada yang menghasiLkan manfaat atas kegiatan dungumu macam begitu!
Siapa biLang?!
Sudah tak usah menyangkaL.
Titik kataku.
Aku tak mau berdebat denganmu.
"Aku tidak marah padamu..
sedang aku hanya sedang berada pada titik kejenuhan..
Atau memang aku sedang tak kuasa membahasakan apa yg ingin kukatakan padamu..
menyeLami hati mencari sisa-sisa yang bersemayam... (Jumat, 20 Maret '09)"
Huwah,ada pekerjaan yang menumpuk sebenarnya..
Banyak kewajiban minta ditunaikan..
Segudang hak menuntut diberikan..
Apalagi sudah lewat jam 2 siang..
Tak genap dua jam lagi pasti saya kelabakan..
Bergegas mandi dan menyiapkan makan ganti sarapan..
pontang-panting kemari bereskan jemuran..
Obrak-abrik kamar cari buku pelajaran..
Siap-siap berangkat ke Les-Lesan..
Jangan lupa bawa jas hujan..
Nanti mampir ke tempat pengajian..
Mohon doa restu saran teman..
PasaLnya besok ujian..
matematika lagi, momok paling menakutkan!
bisa2 terancam nilai tak genap 40an..
Hedeh... kok jadi semakin berantakan ni tulisan? *tuing-tuing*
niat awaLnya bikin sajak-sajakan..
Lalu karena males-malesan banting stir pingin curhat-curhatan...
inginnya pakai kalimat-kalimat biasa khas pergauLan
mungkin sekonyoL khas Dika KambingJantan
gak lomba puitis-puitisan..
Tapi E lha dalah, lha kok malah ruwet tak beraturan..
kebanyakan konsonan jadi rima AN
Memuakkan
Tapi tak apaLah kawan..
Saya hanya sedang meredam hati yang kebimbangan..
Seperti kerasukan setan..
Untung tak sempat keluar banyak umpatan..
Diri ini memang sudah waktunya basah-basahan..
maksudnya sih diguyur hujan iman..
Bisa jadi Anda tak dapat pencerahan, kawan
Tak seperti yang saudara-saudara harapkan
sama sekaLi bahkan
Karena saya memang beLum kompeten untuk menyuarakan kebenaran
Tapi untungnya saya bukan puLa ibLis yang menebar kejahatan
dan penjajahan
Nikmati saja semaumu kawan
Sekali lagi ini sekedar curhat-curhatan
Orientasinya kepuasan bukan penghargaan
Hm..
Biarkan saya menuliskan segala ketidakberaturan..
AsaLkan nantinya Lalu lintas yang Lancar akan kembaLi saya dapatkan
semua berawaL dari sebuah kemauan, bukan?!
Saya tak percaya dengan segala kebetuLan..
Saya pikir seluruhnya tertuLis dalam LauhuL Mahfudz Tuhan..
Haha..
sudah2.. semakin tidak karuan..
penuh kata-kata banaL (=p)
"Sampai ketika kutuLiskan berjuta ayat ini, aku masih bertanya-tanya..
Siapa kau?!
Malaikat bukan apalagi mengaku Tuhan..
Tapi hadirmu yang tercatat memenuhi otakku lebih dari apapun..
Mungkin semacam kauLah yang disebut thagut daLam ayat Tuhan.." 1
"Menghindar dari keramaian..
Sendiri ingin menyendiri..
Kenangan ingin hilang ingatan..
Sesaat entah untuk sesaat..
terkungkung rasanya dikungkung..
Terabaikan ternyata diabaikan..
..
Akan kembaLi mencari jernih kebatinan..." 2
Hedeh..
ya sudah..
tak terasa panjang juga ni catatan harian..
aseLi curhat-curhatan..
kebiasaan perempuan..
merepotkan!
Hussyhh... diam-diam!
setengah lega ini pikiran..
bersiap kembali dalam rutinitas harian..
sampai djumpa kawan..
(sekaLian testing tag-tagan)
Heheu..
Footnote:
1 & 2: dari notes di hape saya
beberapa waktu yg Lalu
tentang kekuatan.. atas kesabaran dan kesetiaan..
Haha.. Saya sudah kadung kecewa terhadap diri saya sendiri..
terlalu lama berlama-lama dan berasik masyuk dengan monitor 14" ADI MicroScan (gek merk opoan iki) ini membuat saya lupa daratan..
terjun bebas menyelam ke dasar lautan..
padahaL saya sudah benar2 merasakan keasinan yang menggeilitik tenggorokan..
Huff..
saya tak habis pikir.. ngapain saja sejak pagi gak mandi2
tapi malah cuma berkubang kaya' kudaniL disini..
Saya menghibur diri kataku..
HaLah! tak pernah ada yang menghasiLkan manfaat atas kegiatan dungumu macam begitu!
Siapa biLang?!
Sudah tak usah menyangkaL.
Titik kataku.
Aku tak mau berdebat denganmu.
"Aku tidak marah padamu..
sedang aku hanya sedang berada pada titik kejenuhan..
Atau memang aku sedang tak kuasa membahasakan apa yg ingin kukatakan padamu..
menyeLami hati mencari sisa-sisa yang bersemayam... (Jumat, 20 Maret '09)"
Huwah,ada pekerjaan yang menumpuk sebenarnya..
Banyak kewajiban minta ditunaikan..
Segudang hak menuntut diberikan..
Apalagi sudah lewat jam 2 siang..
Tak genap dua jam lagi pasti saya kelabakan..
Bergegas mandi dan menyiapkan makan ganti sarapan..
pontang-panting kemari bereskan jemuran..
Obrak-abrik kamar cari buku pelajaran..
Siap-siap berangkat ke Les-Lesan..
Jangan lupa bawa jas hujan..
Nanti mampir ke tempat pengajian..
Mohon doa restu saran teman..
PasaLnya besok ujian..
matematika lagi, momok paling menakutkan!
bisa2 terancam nilai tak genap 40an..
Hedeh... kok jadi semakin berantakan ni tulisan? *tuing-tuing*
niat awaLnya bikin sajak-sajakan..
Lalu karena males-malesan banting stir pingin curhat-curhatan...
inginnya pakai kalimat-kalimat biasa khas pergauLan
mungkin sekonyoL khas Dika KambingJantan
gak lomba puitis-puitisan..
Tapi E lha dalah, lha kok malah ruwet tak beraturan..
kebanyakan konsonan jadi rima AN
Memuakkan
Tapi tak apaLah kawan..
Saya hanya sedang meredam hati yang kebimbangan..
Seperti kerasukan setan..
Untung tak sempat keluar banyak umpatan..
Diri ini memang sudah waktunya basah-basahan..
maksudnya sih diguyur hujan iman..
Bisa jadi Anda tak dapat pencerahan, kawan
Tak seperti yang saudara-saudara harapkan
sama sekaLi bahkan
Karena saya memang beLum kompeten untuk menyuarakan kebenaran
Tapi untungnya saya bukan puLa ibLis yang menebar kejahatan
dan penjajahan
Nikmati saja semaumu kawan
Sekali lagi ini sekedar curhat-curhatan
Orientasinya kepuasan bukan penghargaan
Hm..
Biarkan saya menuliskan segala ketidakberaturan..
AsaLkan nantinya Lalu lintas yang Lancar akan kembaLi saya dapatkan
semua berawaL dari sebuah kemauan, bukan?!
Saya tak percaya dengan segala kebetuLan..
Saya pikir seluruhnya tertuLis dalam LauhuL Mahfudz Tuhan..
Haha..
sudah2.. semakin tidak karuan..
penuh kata-kata banaL (=p)
"Sampai ketika kutuLiskan berjuta ayat ini, aku masih bertanya-tanya..
Siapa kau?!
Malaikat bukan apalagi mengaku Tuhan..
Tapi hadirmu yang tercatat memenuhi otakku lebih dari apapun..
Mungkin semacam kauLah yang disebut thagut daLam ayat Tuhan.." 1
"Menghindar dari keramaian..
Sendiri ingin menyendiri..
Kenangan ingin hilang ingatan..
Sesaat entah untuk sesaat..
terkungkung rasanya dikungkung..
Terabaikan ternyata diabaikan..
..
Akan kembaLi mencari jernih kebatinan..." 2
Hedeh..
ya sudah..
tak terasa panjang juga ni catatan harian..
aseLi curhat-curhatan..
kebiasaan perempuan..
merepotkan!
Hussyhh... diam-diam!
setengah lega ini pikiran..
bersiap kembali dalam rutinitas harian..
sampai djumpa kawan..
(sekaLian testing tag-tagan)
Heheu..
Footnote:
1 & 2: dari notes di hape saya
beberapa waktu yg Lalu
Saturday, April 11, 2009
Birintikinisme
Huwa...
saya selalu ingin berteriak mencaci maki merutuk diri sendiri
setiap kali gagal menggerakkan jari
menuliskan narasi sajak maupun puisi
atau sekedar menuangkan isi hati
yang terendap sunyi..
Huhuhu..
seperti kali ini
ada banyak ide segar menari-nari
ingin menuliskannya maksud hati
tapi apa boleh buat hampir slalu tak jadi
sebab terhadang ranting2 berserakan di sana-sini
mulai dari jadwal acara televisi
terperangkap obrolan kesana-kemari
muncuLnya sang penarik hati
atau sekadar memang pikiran mampet tak ada imajinasi
huff..

seperti juga kali ini
terserang ngantuk berkali-kali
padahal ingin sekali menyelesaikan ragam tulisan hari ini
huaahmm.. :O
tetap segera saya publish-kan saja catatan keciL ini
dgn maksud biar berkurang beban ini
juga tak mau notes saya kosong (no update) berhari-hari
meskipun ini sekadar basa-basi
tapi benar2 tercurah dari hati
merutuk sekali lagi
betapa bodohnya saya ini

tak punya manajemen waktu sama sekali
sampai2 lupa diri
terlalu banyak mikir nothing implementasi
huaahhmm :O
ya sudah saya ngantuk sekali
sudah menguap lebar banyak kaLi
mari kapan2 kita sambung lagi
dengan tulisan yg sedikit lebih bermakna
dari sekadar catatan ini...
ehehheheu... terimakasih :)
saya selalu ingin berteriak mencaci maki merutuk diri sendiri
menuliskan narasi sajak maupun puisi
atau sekedar menuangkan isi hati
yang terendap sunyi..
Huhuhu..
seperti kali ini
ada banyak ide segar menari-nari
ingin menuliskannya maksud hati
tapi apa boleh buat hampir slalu tak jadi
sebab terhadang ranting2 berserakan di sana-sini
mulai dari jadwal acara televisi
terperangkap obrolan kesana-kemari
muncuLnya sang penarik hati
atau sekadar memang pikiran mampet tak ada imajinasi
huff..
seperti juga kali ini
terserang ngantuk berkali-kali
padahal ingin sekali menyelesaikan ragam tulisan hari ini
huaahmm.. :O
tetap segera saya publish-kan saja catatan keciL ini
dgn maksud biar berkurang beban ini
juga tak mau notes saya kosong (no update) berhari-hari
meskipun ini sekadar basa-basi
tapi benar2 tercurah dari hati
merutuk sekali lagi
betapa bodohnya saya ini
tak punya manajemen waktu sama sekali
sampai2 lupa diri
terlalu banyak mikir nothing implementasi
huaahhmm :O
ya sudah saya ngantuk sekali
sudah menguap lebar banyak kaLi
mari kapan2 kita sambung lagi
dengan tulisan yg sedikit lebih bermakna
dari sekadar catatan ini...
ehehheheu... terimakasih :)
Saturday, October 18, 2008
Udah lama bgt enGga' poSting, skrg PEterpAn ajah!
Huhuhu...
kumat! tetep aja dari jaman baheula sejak blog ini aq buat,
ga pernah mw rajin posting...
beuh...
padahal seharusnya buuanyak bgt yg harus aq crtain..
huh, aq smpe bosen gini terus..
alasan kLise!!
bkin mLez ajah.
eh2...
dari tadi aq ngdengerin Lagu inih...
#Ku terbiasa tersenyum tenang
walau aargh…
hatiku menangis
Kaulah cerita
tertulis dengan pasti
selamanya dalam pikiranku
Uuhh.. Selamanya...
Peluk tubuhku untuk sejenak
Dan biarkan kita memudar dengan pasti
Biarkan semua seperti seharusnya
Takkan pernah menjadi milikku
Lupakan semua
tinggalkan ini
Ku kan tenang
dan kau kan pergi
Berjalanlah walau habis terang
Ambil cahaya cinta kuterangi jalanmu
Di antara beribu lainnya
kau tetap..
kau tetap..
kau tetap..
benderang..
Aaa..... #
Huhuhu, aq tjinta lagu ntu..
biarin klo emg udh lumayan jadul..
tapi teteup ajah..
uapigh...
Hikz!
eh, tapi yg bener tuh redaksi katanya apaan c?!
yg ini nih. : ku terbiasa tersenyum TENANG
apa ku terbiasa tersenyum TERANG????
kq aq dengerin berkali2 juga, udah pke headset, tp tetep ga jelas ga jelas gituh...
tapi pas q liat n sekaliyan copy paste dari web2 gitu, sebagian besar juga pke 'TENANG'..
Tw ah!
pokoe Ai Lop iT!!
Download Youtube Video Clip Peterpan - Walau Habis Terang
kumat! tetep aja dari jaman baheula sejak blog ini aq buat,
ga pernah mw rajin posting...
beuh...
padahal seharusnya buuanyak bgt yg harus aq crtain..
huh, aq smpe bosen gini terus..
alasan kLise!!
bkin mLez ajah.
eh2...
dari tadi aq ngdengerin Lagu inih...
#Ku terbiasa tersenyum tenang
walau aargh…
hatiku menangis
Kaulah cerita
tertulis dengan pasti
selamanya dalam pikiranku
Uuhh.. Selamanya...
Peluk tubuhku untuk sejenak
Dan biarkan kita memudar dengan pasti
Biarkan semua seperti seharusnya
Takkan pernah menjadi milikku
Lupakan semua
tinggalkan ini
Ku kan tenang
dan kau kan pergi
Berjalanlah walau habis terang
Ambil cahaya cinta kuterangi jalanmu
Di antara beribu lainnya
kau tetap..
kau tetap..
kau tetap..
benderang..
Aaa..... #
Huhuhu, aq tjinta lagu ntu..
biarin klo emg udh lumayan jadul..
tapi teteup ajah..
uapigh...
Hikz!
eh, tapi yg bener tuh redaksi katanya apaan c?!
yg ini nih. : ku terbiasa tersenyum TENANG
apa ku terbiasa tersenyum TERANG????
kq aq dengerin berkali2 juga, udah pke headset, tp tetep ga jelas ga jelas gituh...
tapi pas q liat n sekaliyan copy paste dari web2 gitu, sebagian besar juga pke 'TENANG'..
Tw ah!
pokoe Ai Lop iT!!
Download Youtube Video Clip Peterpan - Walau Habis Terang
Subscribe to:
Posts (Atom)